MAKALAH PENINGKATAN KUALITAS DAN KINERJA PEGAWAI TATA USAHA SEKOLAH SEBAGAI SALAH SATU ASPEK KEBERHASILAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SDN MANGUNHARJO 10 PROBOLINGGO

Prolog
Menjadi sebuah tanggung jawab tersendiri bertugas sebagai pegawai tata usaha
sekolah. Hal yang wajar , karena tugas tersebut tidak dapat dipandang sebelah mata
dan diremehkan begitu saja. Hari-harinnya dipenuhi berbagai macam tugas yang
menuntut kesabaran, ketelitian, kecermatan. keuletan, kekreatifan, ketepatan dan
sederet keahlian yang lain. Tak jarang dan bahkan hampir semua pegawai tata usaha
sekolah menghabiskan hari-harinya di depan komputer ,menghitung angka, merekap
data bahkan kadang-kadang mengerjakan tugas guru dan kepala sekolah.
Mereka masuk bekerja disekolah didasarkan pada professionalisme mereka.

Sebelum bekerja disekolah mereka harus mendapatkan skill dan pengetahuan yang
cukup untuk kerja mereka. Oleh karena itu pengalaman dan sertifikat pendidikan
(ijazah) sangat menentukan dalam kerja mereka. Dan mereka bekerja pada disiplin
ilmu mereka masing-masing.
Sementara aktifitas pegawai TU di sekolah tampaknya harus bisa bekerja di
semua bidang yang ditugaskan oleh kepala sekolah. Mereka bertugas dalam berbagai
bidang, baik Mereka bertugas dalam berbagai bidang, baik bekerja sama dengan
kepala sekolah dan guru atau mereka bekerja sendiri.
Tugas mereka meliputi, membantu proses belajar mengajar, urusan
kesiswaan, kepegawaian, peralatan sekolah, keuangan, bekerja di laboratorium,
perpustakaan dan hubungan masyarakat.
Sebagian besar, mungkin hampir semua pegawai tata usaha adalah lulusan
dari SLTA atau sedikit yang dari Sekolah Kejuruan. Jarang diantara mereka
mengikuti pendidikan lanjutan dan jarang disekolahkan oleh pemerintah untuk meng-
up grade professionalism mereka. Pertanyaanya adalah, dengan faktor-faktor
pembatas seperti ituapakah kerja-kerja bidang administrasi di sekolah kita dapat
berjalan maksimal?

Hal-hal seperti ini memang layak menjadi sorotan bagi pemerhati masalah
pendidikan dan ketenaga kerjaan. Sebab, selama ini yang disorot adalah guru dan
permasalahannya, juga kepala sekolah dan pelajar, tapi untuk tata usaha sekolah
apakah kita semua sudah cukup memberikan perhatian atas apa yang telah berhasil
mereka kerjakan ataupun apa yang belum mereka lakukan. Sungguh suatu hal yang
bijak kalau kita semua mau melihat sisi baik dari pegawai tata usaha yang selama ini
berjuang ‘dibelakang meja’ untuk kepentingan sekolah.
Selama ini, peningkatan kualitas pendidikan terus berputar-putar pada
permasalahan guru, peningkatan kinerja kepala sekolah serta kurikulum siswa yang
senantiasa berubah. Jarang kita jumpai seorang pegawai tata usaha mendapatkan
pelatihan-pelatihan, diklat, maupun seminar. Sebagai sebuah sistem, sekolah terdiri
dari berbagai komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi antara
satu dengan yang lainnya. Bila ada satu komponen yang “ error “, maka bukan tidak
mungkin sistem tersebut juga akan “ error “ .

Hubungan Pegawai Tata Usaha dengan KBM

Walaupun hubungan antara keberhasilan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar)
di sekolah dengan kualitas pegawai tata usaha tidak mempunyai hubungan yang
bersifat langsung, namun harus diakui (sekalipun tidak dilengkapi dengan data hasil
penelitian) bahwa kualitas dan kinerja pegawai tata usaha sekolah merupakan salah
satu aspek keberhasilan KBM. Karenanya, upaya peningkatan kualitas pendidikan
juga harus menyentuh peningkatan kualitas dan kinerja pegawai tata usaha sekolah
agar mereka bias memberikan kontribusi yang lebih besar bagi keberhasilan kegiatan
belajar mengajar di sekolah.

Kualitas Pegawai Tata Usaha Rendah ?
Benarkah kualitas pegawai tata usaha sekolah masih rendah? Ada beberapa
indikator yang menunjukkan bahwa kualitas dan kinerja pegawai tata usaha sekolah
masih rendah, yaitu :
1. Masih banyak pegawai tata usaha sekolah yang belum atau bahkan memiliki
kemampuan, kecakapan atau keahlian yang memadai untuk mengerjakan tugas-
tugas mereka dengan performa yang baik dan memUANkan.
– Masih banyak pegawai tata usaha sekolah yang belum bisa mengoperasikan
komputer dengan baik untuk urusan administrasi tata usaha sekolah. Padahal
hamper semua urusan administrasi sekolah sekarang menggunakan
komputer.
– Kinerja tata usaha sekolah yang masih semrawut, seperti pengarsipan surat
yang tidak rapi, data-data sekolah yang tidak lengkap maupun tidak up to
date.
2. Masih rendahnya disiplin, loyalitas dan tanggung jawab pegawai tata usaha
sekolah dalam merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas mereka sebagai
pegawai tata usaha sekolah. Bisa dibayangkan bila melaksanakan saja kurang
beres, apalagi “merencanakan”. Jangankan disuruh membuat proposal maupun
laporan kegiatan, sedangkan membuat konsep sehelai surat yang tidak ada
contohnyapun terkadang tidak bisa.
3. Kurangnya kecerdasan emosional, spiritual, dan bahkan bahkan juga kecerdasan
intelektual pegawai tata usaha sekolah dalam memecahkan berbagai
permasalahan serta dalam berinteraksi di lingkungan

Pegawai Tata Usaha Sekolah di SDN Mangunharjo 10

Pegawai tata usaha sekolah di SDN Mangunharjo 10 dalam merencanakan
dan melaksanakan tugas-tugasnya selalu berpedoman kepada Program Kerja Kepala
Sekolah, mengingat Kepala Sekolah, Guru, maupun Tata Usaha merupakan suatu
komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam sebuah system
di SDN Mangunharjo 10.
Adapun Program Kerja Kepala Sekolah SDN Mangunharjo 10 yang juga
menyangkut pekerjaan administrasi sekolah secara keseluruhan adalah sebagai
berikut :
A. ADMINISTRASI UMUM
1. Menyusun program kerja tahun pelajaran 2007/2008
2. Menghadiri rapat dinas yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan
maupun UPTD Pendidikan Kecamatan Mayangan yang dihadiri oleh Kepala
Sekolah.
3. Menyelenggarakan rapat dinas sekolah sedikitnya sekali dalam sebulan.
4. Meninjau tata tertib sekolah/kelas.
5. Menyelenggarakan pertemuan akhir pekan dalam rangka peningkatan hasil
kegiatan belajar mengajar.
6. Menyusun dan mengirim laporan-laporan.
a. Laporan bulanan dengan model daftar I.
b. Laporan bulanan dengan model Depdiknas
c. Laporan bulanan penggunaan uang dana komite
d. Laporan Triwulan penggunaan dana SDPP.SD
e. Laporan penggunaan dana BOS
f. Laporan semester pelaksanaan UAS
g. Laporan akhir tahun
h. Laporan kelulusan kelas VI
7. Memperbanyak kalender pendidikan berdasarkan SK Kanwil Dinas
Pendidikan Propinsi Jawa Timur dan diperluaskan kepada wali murid.
8. Turut memperingati dan menyelenggarakan hari-hari besar keagamaan

B. ADMINISTRASI KURIKULUM
1. Intra kurikuler
a. Menyusun jadwal pelajaran.
b. Menyusun program pengajaran, merevisi program tahun pelajaran
2007/2008.
c. Menyusun program satpel tahun pelajaran 2007/2008.
d. Melaksanakan proses belajar mengajar yang berorientasi pada hasil
pelajaran.
e. Berusaha meningkatkan NEM kelas VI dalam UAN dengan nilai
semaksimal mungkin.
f. Meningkatkan menulis anggun dan kemampuan berbahasa.
g. Memberi pelajaran tambahan yang efektif.
h. Meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an dan praktek Sholat.
i. Melaksanakan evaluasi :
1. Evaluasi formatif, dilaksanakan setiap akhir satuan pelajaran.
2. Evaluasi sumatif, dilaksanakan pada akhir semester.
3. UAN, dilaksanakan pada akhir tahun pelajaran bagi kelas VI.
j. Melakukan latihan UAN kelas VI sesering mungkin.
k. Menganalisa hasil belajar murid.
l. Membagikan raport semester ganjil dan genap kepada wali murid.
m. Menyelenggarakan kenaikan kelas diisi dengan :
1. Hiburan anak-anak
2. Pembagian hadiah bagi yang berprestasi
n. Pembagian STTB kepada orang tua murid kelas VI.
o. Perpisahan dengan wali murid kelas VI.
2. Ko Kurikuler
a. Memberi PR 1/4 intensitas tatap mata.
b. Memberikan tugas pengayaan lainnya seperti
1. Meningkatkan kegiatan mengisi Majalah Dinding
2. Membuat kliping
3. Mengadakan penelitian dan percobaan sederhana
4. Mengadakan laporan hasil bacaan buku perpustakaan
3. Ekstrakurikuler
a. Meningkatkan pelaksanaan program UKS.
b. Meningkatkan pelaksanaan program Pramuka.
c. Mengikuti lomba-lomba murid teladan, cerdas cermart bidang study yang
dilaksanakan Dinas maupun swasta.
d. Membina siswa yang berbakat.
e. Mengadakan pelajaran berenang setiap akhir semester.
f. Mengembangkan koperasi sekolah.
g. Mengintensifkan peranan perpustakaan sekolah sebagai ssumber belajar
siswa.
h. Mengadakan lomba TUB dan PBB.
i. Mengadakan study tour.
C. ADMINISTRASI KEMURIDAN
a. Menerima murid baru kelas I
b. Membantu orang tua murid kelas VI yang mendaftarkan anaknya ke SLTP.
c. Melaksanakan pencatatan identitas murid baru:
1. Buku Induk
2. Buku Klaper
3. Daftar Kelas
4. Buku Pribadi
d. Untuk meningkatkan hasil belajar, maka tahun ini sedapat mungkin dicegah
penerimaan murid baru pindahan, kecuali kelas VI sehingga jumlah tiap
kelas stabil.
e. Membimbing murid dengan terbiasa belajar mandiri dalam kelompok
belajar.
f. Meningkatkan disiplin murid untuk mematuhi tata tertib sekolah.
g. Menekan rata-rata presentasi murid dari 5 % menjadi 2 %.
D. ADMINISTRASI PERSONIL
Dalam melaksanakan administrasi personil Kepala Sekolah SDN mangunharjo
10 melakukan :
1. pembagian tugas mengajar, tugas bimbingan dan tugas tambahan yang
dituangkan dalam SK Kepala sekolah.
2. Meningkatkan disiplin guru dengan titik berat dalam hal :
a. Berpakaian
b. Kehadiran dan Kepulangan
c. Penggarapan Administrasi
3. Mengusulkan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala bagi pegawai yang
telah memenuhi syarat.
4.. Mengusulkan penerbitan kartu taspen dan karpeg bagi pegawai yang belum
mempunyai
5. Menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan kemampuan repesi para guru
dan tata usaha sekolah dengan jalan :
a. Pertemuan, diskusi akhir pekan dan akhir bulan.
b. Mengikutsertakan guru dalam acara pertemuan guru dan diskusi antara guru
kelas di gugus.
c. Pertemuan pribadi antara guru-guru dan Kepala Sekolah.
d. Pertemuan guru dengan wali murid.
e. Pertemuan guru dengan komite sekolah.
f. Mengikutsertakan penataran dan upgranding guru dan pegawai sekolah.
g. Membawa guru dan pegawai untuk melihat pameran-pameran pendidikan.
h. Membawa guru dan pegawai untuk study banding dengan sekolah-sekolah
lain.
i. Memberi bantuan untuk mengikuti pendidikan formal dan non formal.
6. Meningkatkan kondite/prosentase guru dan angka kredit.
7. Meningkatkan kesejahteraan guru dan pegawai antara lain dengan cara :
a. Meningkatkan peranan koperasi simpan pinjam guru SD Negeri
Mangunharjo X.
b. Meningkatkan insentif honor guru dan pegawi
c. Menambah pendapatan guru dengan cara memberi kesempatan untuk
memberi tambahan pelajaran.
d. Mengadakan pakaian seragam dinas dan pakaian olahraga guru dan pegawai.
e. Memberi kesempatan guru dan pegawai untuk mengikuti kursus untuk
menambah pengetahuan umum/ketrampilan.

E. ADMINISTRASI HUBUNGAN HUMAS DENGAN MASYARAKAT
1. Membuka forum komunikasi/dialog antara orang tua murid dan guru dalam
rangka mencari masukan demi peningkatan mutu proses belajar mengajar yang
dilaksanakan pada awal semester.
2. Mengadakan pertemuan dengan wali murid kelas VI pada awal tahun pelajaran
untuk persiapan menempuh UAN.
3. Mengadakan rapat akhir semester untuk komite sekolah.
4. Mengadakan pertemuan-pertemuan dengan unsur komite sekolah untuk
membahas hal-hal yang khusus sesuai dengan keperluannya.
5. Melakukan kunjungan ke rumah orang tua murid yang memerlukan bimbingan
dan penyuluhan.
6. Mengadakan bazar, sandang layak pakai, dengan konsumen warga sekitar.
7. Memberi bantuan atau sumbangan yang diperoleh anak dalam kegiatan sosial
pada masyarakat.
8. Melakukan kunjungan kepada warga sekolah dan orang tua murid yang dapat
musibah.
F. ADMINISTRASI KEUANGAN
1. Menyusun RAPBS, perincian mengenai RAPBS terlampir.
2. Mengelola uang yang bersumber dari :
❖ Iuran komite sekolah
❖ Pemerintah Kota Probolinggo
❖ UPTD Pendidikan Kecamatan Mayangan (DPP-SD)
3. Menyusun laporan pertanggung jawaban UAN.
Pegawai tata usaha di SDN Mangunharjo 10 sangat erat kaitannya dalam
membantu menyukseskan Program Kerja Kepala Sekolah. Hampir semua pekerjaan
Kepala Sekolah di SDN Mangunharjo 10 melibatkan pegawai tata usaha sekolah.
Dengan adanya kerja-sama yang baik antara Kepala Sekolah, Guru dan Pegawai Tata
Usaha bukan tidak mungkin keberhasilan KBM di SDN Mangunharjo 10 bisa
tercapai. Untuk mencapai keberhasilan tersebut, perlulah kiranya diadakan
peningkatan kualitas dan kinerja , baik itu Kepala Sekolah, Guru, maupun Tata Usaha
Sekolah di SDN Mangunharjo 10. Dalam makalah ini, akan dibahas mengenai
peningkatan kualitas dan kinerja pegawai tata usaha sekolah di SDN Mangunharjo
10.
Peningkatan Kualitas dan Kinerja Pegawai Tata Usaha di
SDN Mangunharjo 10.
Salah satu aspek keberhasilan KBM di SDN Mangunharjo 10 adalah
Peningkatan Kualitas dan Kinerja Pegawai Tata Usaha Sekolah. Adapun Peningkatan
Kualitas dan Kinerja Pegawai Tata Usaha Sekolah di SDN Mangunharjo 10 yang
dilakukan oleh Kepala Sekolah adalah sebagai berikut :
1. Menciptakan hubungan antar pegawai TU-Guru, pegawai TU-Kepala Sekolah
saling bersinergi, bekerjasama dan bekerja dengan penuh keikhlasan untuk
mewujudkan masa depan sekolah yang lebih baik, lebih mencerahkan dan
mencerdaskan siswa-siswi SDN Mangunharjo 10.
2. Menempatkan pegawai tata usaha sekolah berdasarkan kemampuan, kecakapan
dan keahlian yang dimiliki , professional di bidangnya masing-masing seperti
profesional di bidang manajemen perpustakaan, profesional di bidang
manajemen keuangan sekolah, profesional di bidang kearsipan, profesional di
bidang teknologi informatika komputer., serta menganut prinsip right man on the
right job.
3. Memberi kesempatan kepada pegawai tata usaha untuk memperkaya khazanah
Ilmu Pengetahuan dan Teknologinya untuk mengikuti kursus-kursus, diklat,
penataran, studi banding maupun seminar.
4. Memfasilitasi semua keperluan pegawai tata usaha agar pegawai tata usaha bisa
mengerjakan pekerjaannya dengan lancar.
5. Memberikan penghargaan kepada pegawai tata usahanya. Penghargaan yang
dimaksud adalah berupa ucapan terima kasih, pemberian insentif, peningkatan
kesejahteraan, maupun pemberian bantuan untuk mengikuti pendidikan baik
formal maupun informal.
Epilog
Untuk mendukung upaya peningkatan kualitas tata usaha di SDN
Mangunharjo 10, maka pegawai tata usaha SDN Mangunharjo 10, selain memiliki
kemampuan, keahlian atau kecakapan, maupun profesionalisme kerja, yang tidak
kalah pentingnya ialah pegawai tata usaha SDN Mangunharjo 10 harus memiliki visi
dan komitmen yang kuat untuk turut mendukung keberhasilan KBM di SDN
Mangunharjo 10. Menjadi kan pekerjaan bukan hanya sebagai “ lahan penghidupan “
tetapi juga sebagai “ lahan untuk beramal “, sehingga setiap pekerjaan tidak harus
selalu diukur dengan materi yang akan diterima. Seyogyanya prinsip hidup “ berbuat
dan memberikan yang terbaik “ menjadi budaya setiap individu di lingkungan
sekolah. Ini juga berarti pegawai TU sekolah juga harus memiliki kompetensi
kepribadian dan kompetensi sosial di samping kompetensi profesional. Semoga !
Daftar Rujukan
Profil Sekolah SDN Mangunharjo 10
http://www.mediadiknas.go.id

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: